Perbedaan Cargo dan Ekspedisi – 5 Poin Penting Sebelum Kirim

Perbedaan Cargo dan Ekspedisi

Cmc-express.com – Banyak orang memakai kata “cargo” dan “ekspedisi” secara bergantian, seolah keduanya sama persis. Padahal perbedaan cargo dan ekspedisi cukup berpengaruh pada tarif yang Anda bayar, cara barang dikemas, sampai titik barang diserahkan dan diambil.

Kebingungan ini wajar. Di aplikasi belanja, istilah ekspedisi biasanya merujuk pada kurir paket kecil, sedangkan cargo identik dengan kiriman besar memakai truk. Kalau salah memilih, barang ringan bisa terkena tarif minimum yang mahal, atau barang besar justru ditolak karena melebihi batas berat.

Supaya Anda tidak salah langkah, artikel ini menjelaskan pengertian keduanya, lima poin pembeda, tabel ringkas, dan panduan memilih yang tepat. Simak sampai akhir, ya.

Pengertian Ekspedisi dan Cargo

Sebelum masuk ke perbedaan cargo dan ekspedisi, ada baiknya memahami arti masing-masing istilah. Keduanya memang saling berkaitan, tetapi posisinya tidak setara.

Ekspedisi adalah usaha atau jasa yang mengurus pengiriman barang dari pengirim ke penerima. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) Pasal 86 menyebut ekspeditur sebagai pihak yang pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan barang dagangan dan barang lain di darat maupun di perairan. Artinya, ekspedisi adalah payung besar yang menaungi berbagai jenis layanan kirim.

Cargo atau kargo adalah muatan, yaitu barang dalam jumlah atau ukuran besar yang diangkut dengan truk, kapal, kereta, atau pesawat. Dalam praktik sehari-hari, cargo juga dipakai sebagai nama layanan khusus untuk kiriman berat dengan tarif per kilogram yang lebih hemat. Penjelasan lebih lengkap bisa Anda baca di artikel apa itu jasa cargo.

Jadi, cargo sebenarnya adalah salah satu layanan di dalam dunia ekspedisi. Yang sering dibandingkan orang adalah cargo dengan ekspedisi reguler, yaitu layanan paket kecil yang diantar kurir.

5 Perbedaan Cargo dan Ekspedisi yang Perlu Anda Tahu

Berikut lima poin perbedaan cargo dan ekspedisi reguler yang paling terasa saat Anda akan mengirim barang.

1. Cakupan Layanan

Perbedaan cargo dan ekspedisi dari cakupan layanan

Ekspedisi reguler dirancang untuk paket harian seperti dokumen, pakaian, kosmetik, atau barang belanja online. Jaringannya luas karena mengandalkan banyak agen dan kurir motor.

Layanan cargo berfokus pada barang berat dan besar dalam satu kali kirim. Armadanya berupa truk atau kontainer, sehingga cocok untuk rute antarkota dan antarpulau dengan muatan yang tidak muat di bagasi motor kurir.

2. Berat Minimal dan Cara Hitung Tarif

Berat minimal dan tarif cargo dibanding ekspedisi reguler

Ekspedisi reguler umumnya menghitung ongkir mulai 1 kg, jadi pas untuk paket ringan. Semakin berat paketnya, ongkos kirim naik cukup tajam per kilogram.

Cargo memakai berat minimal, misalnya 10 kg di CMC Express tergantung rute. Tarif per kilogramnya lebih rendah, sehingga makin hemat ketika barang Anda berat. Selain berat aktual, cargo juga memperhitungkan berat volume untuk barang yang ringan tetapi makan tempat. Rumusnya bisa dipelajari di panduan cara menghitung berat volume cargo.

Baca Juga: Berapa Minimal Berat Kirim Cargo? Ini Aturan dan 5 Tipsnya

3. Jenis Barang yang Dikirim

Jenis barang kiriman cargo dan ekspedisi reguler

Melalui ekspedisi reguler, barang yang dikirim biasanya berukuran kecil dan mudah diangkat satu orang. Barang dengan dimensi besar sering ditolak atau dikenai biaya tambahan.

Cargo justru menjadi pilihan untuk barang yang sulit dikirim lewat kurir, seperti:

  • Perabot rumah tangga, misalnya lemari, kasur, dan meja.
  • Barang elektronik besar seperti kulkas dan mesin cuci.
  • Sepeda motor dan sepeda.
  • Persediaan jualan untuk mengisi rak toko maupun gudang.
  • Mesin dan peralatan usaha.

4. Cara Packing

Cara packing barang cargo dan paket ekspedisi

Soal pengemasan, perbedaan cargo dan ekspedisi juga cukup jelas. Paket ekspedisi reguler cukup dibungkus plastik, kardus kecil, atau bubble wrap. Pengemasan sederhana ini memadai karena paket ditangani satu per satu oleh kurir.

Barang cargo menempuh perjalanan jauh dan ditumpuk bersama muatan lain di bak truk. Karena itu, pengemasannya perlu lebih kuat, seperti kardus tebal, karung, plastik wrap berlapis, atau peti kayu untuk barang rapuh. Diskusikan kebutuhan packing dengan petugas sebelum barang diserahkan.

5. Titik Jemput dan Antar

Layanan jemput dan antar cargo dan ekspedisi

Poin terakhir dari perbedaan cargo dan ekspedisi ada pada titik serah terima barang. Ekspedisi reguler hampir selalu mengantar paket sampai depan pintu penerima, dan pengirim bisa menitipkan paket di agen terdekat.

Pada layanan cargo, kebijakannya berbeda tiap perusahaan. Ada yang hanya menerima barang di gudang dan meminta penerima mengambil di kantor cabang, ada pula yang menyediakan layanan jemput serta antar sampai alamat tujuan. Tanyakan hal ini sejak awal agar Anda bisa menghitung total biaya dengan tepat.

Tabel Ringkas Perbedaan Cargo dan Ekspedisi Reguler

Agar lebih mudah dibandingkan, berikut rangkuman perbedaan cargo dan ekspedisi reguler dalam satu tabel.

AspekCargoEkspedisi Reguler
Fokus layananBarang berat dan besarPaket kecil dan ringan
Hitungan tarifPer kg dengan berat minimalPer kg mulai 1 kg
ArmadaTruk, kontainer, kapalMotor kurir dan mobil boks
Contoh barangPerabot, motor, stok daganganDokumen, pakaian, aksesori
PackingKardus tebal, wrap, peti kayuPlastik, kardus kecil, bubble wrap
Biaya untuk barang beratLebih hematCenderung mahal

Dari tabel di atas terlihat bahwa perbedaan cargo dan ekspedisi reguler bukan soal mana yang lebih baik, melainkan mana yang lebih cocok untuk barang Anda.

Kapan Sebaiknya Memilih Cargo?

Setelah memahami perbedaan cargo dan ekspedisi, gunakan patokan sederhana berikut untuk menentukan pilihan:

  • Berat total di atas 10 kg – Pada titik ini tarif cargo per kilogram biasanya mulai lebih menguntungkan.
  • Ukuran barang besar – Lemari, kasur, atau motor jelas tidak bisa dibawa kurir paket.
  • Kirim banyak koli sekaligus – Menggabungkan beberapa kardus dalam satu kiriman cargo lebih efisien daripada mengirimnya satu per satu.
  • Rute antarpulau dari Jawa ke Sumatera – Truk cargo darat ikut menyeberang lewat kapal feri, sehingga barang tidak perlu dipindah-pindah moda.

Sebaliknya, pilih ekspedisi reguler ketika paket Anda kecil, ringan, dan perlu segera tiba di tangan penerima.

Baca Juga: Apa Itu FTL dan LTL?

Pertanyaan Seputar Perbedaan Cargo dan Ekspedisi

Apakah cargo lebih murah dari ekspedisi reguler?

Untuk barang berat, umumnya ya, karena tarif per kilogram cargo lebih rendah. Namun untuk paket di bawah berat minimal, ekspedisi reguler bisa lebih murah karena Anda tidak perlu membayar tarif minimum.

Apakah cargo lebih lama sampai?

Waktu tempuh cargo dipengaruhi jarak, jadwal keberangkatan armada, dan proses bongkar muat. Tanyakan perkiraan waktunya kepada CS saat memesan agar Anda bisa menyesuaikan jadwal.

Bisakah melacak kiriman cargo?

Bisa. Banyak perusahaan cargo memberikan nomor resi untuk pelacakan. Di CMC Express, Anda bisa memantau kiriman melalui halaman Cek Resi.

Apakah perusahaan ekspedisi bisa melayani cargo?

Bisa. Banyak perusahaan ekspedisi menyediakan layanan reguler sekaligus cargo. Ada juga yang khusus melayani cargo, seperti perusahaan cargo darat dengan armada truk.

Dengan memahami perbedaan cargo dan ekspedisi, Anda bisa memilih layanan yang paling hemat dan aman sesuai ukuran barang.

Kirim Barang Besar ke Sumatera Lebih Hemat Bersama CMC Express

Punya barang berat atau kiriman banyak koli yang perlu dikirim dari Jakarta atau Bandung ke Sumatera? Cmc-express.com menyediakan Jasa Cargo Darat dengan armada truk sejak 2007, mulai 10 kg tergantung rute, bisa pickup, dan melayani door to door. Didukung 55 kantor cabang dan lebih dari 3.600 rute, pemesanan cukup lewat WhatsApp. Perkiraan ongkosnya bisa Anda lihat di halaman Cek Tarif.

Hubungi CS CMC Express sekarang dan kirim barang besar Anda dengan lebih tenang!

INFORMASI TERBARU

Mau Kirim Barang ke Jakarta-Sumatera?